Pages

Kamis, 22 November 2012

Materi Singkat HTML5


HTML5 adalah Generasi selanjutnya dari HTML sebelumnya. HTML5 diciptakan dalam pengembangan bahasa HTML untuk memperbaiki konten dan memperbarui teknologi multimedia yang sudah ada pada HTML 4 dan versi sebelumnya agar mudah dijalankan olehbrowser dan mudah dimengerti. HTML5 merupakan kerjasama antara World Wide Web Consortium (W3C) dan Web Hypertext Application Teknologi Working Group (WHATWG).WHATWG bekerja dengan bentuk web dan aplikasi, dan W3C bekerja dengan XHTML 2.0. Pada tahun 2006, mereka memutuskan untuk bekerja sama dan membuat versi baru dariHTML yaitu HTML5.
Struktur HTML5 adalah sebagai berkut :
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Judul</title>
</head>
<body> Isi dan Konten </body>
</html>

Penambahan Tag baru pada HTML5 (Semantic/Structural Elements baru pada HTML5)

<article> Mendefinisikan sebuah artikel
<aside> Mendefinisikan isi selain dari konten halaman
<bdi> Isolat bagian dari teks yang dapat diformat dalam arah yang berbeda dari teks lain di luar itu
<command> Mendefinisikan sebuah tombol perintah bahwa seorang pengguna dapat meminta
<details> Mendefinisikan rincian tambahan bahwa pengguna dapat melihat atau menyembunyikan
<summary> Mendefinisikan sebuah judul terlihat untuk elemen <details>
<figure> Menentukan mandiri konten, seperti ilustrasi, diagram, foto, daftar kode, dll
<figcaption> Mendefinisikan sebuah caption untuk elemen <figure>
<footer> Mendefinisikan footer untuk dokumen atau bagian
<header> Mendefinisikan sebuah header untuk dokumen atau bagian
<hgroup> Grup seperangkat <h1> untuk elemen <h6> ketika pos memiliki beberapa tingkat
<mark> Mendefinisikan teks ditandai / disorot
<meter> Mendefinisikan pengukuran skalar dalam kisaran dikenal (gauge)
<nav> Mendefinisikan navigasi link
<progress> Merupakan kemajuan tugas
<ruby> Mendefinisikan sebuah penjelasan ruby (untuk tipografi Asia Timur)
<rt> Mendefinisikan sebuah penjelasan / pengucapan karakter (untuk tipografi Asia Timur)
<rp> Mendefinisikan apa yang harus ditampilkan di browser yang tidak mendukung penjelasan ruby
<section> Mendefinisikan sebuah bagian dalam sebuah dokumen
<time> Mendefinisikan tanggal / waktu
<wbr> Mendefinisikan sebuah kemungkinan garis-break
<audio> Mendefinisikan isi suara
<video> Mendefinisikan sebuah video atau film
<source> Mendefinisikan beberapa sumber daya media untuk <video> dan <audio>
<embed> Mendefinisikan sebuah wadah untuk aplikasi luar atau konten interaktif (plug-in)
<track> Mendefinisikan trek teks untuk <video> dan <audio>
<canvas> Digunakan untuk menggambar grafik, dengan cepat, melalui scripting (JavaScript biasanya)
<datalist> Menentukan daftar yang telah ditentukan pilihan untuk kontrol input
<keygen> Mendefinisikan sebuah field kunci-pasangan generator (untuk bentuk)
<output> Mendefinisikan hasil perhitungan

Penghapusan Tag pada HTML5

<acronym> 
<applet> 
<basefont> 
<big> 
<center> 
<dir> 
<font> 
<frame> 
<frameset> 
<noframes> 
<strike> 
<tt> 
<u>

Materi Singkat JAVA SCRIPT

JavaScript adalah bahasa skrip yang populer di internet dan dapat bekerja di sebagian besar penjelajah web populer seperti Internet Explorer (IE), Mozilla FirefoxNetscape dan OperaKode JavaScript dapat disisipkan dalam halaman web menggunakan tag SCRIPT


Sejarah

JavaScript pertama kali dikembangkan oleh Brendan Eich dari Netscape dibawah nama Mocha, yang nantinya namanya diganti menjadiLiveScript, dan akhirnya menjadi JavaScript.[4] [5]
Navigator sebelumnya telah mendukung Java untuk lebih bisa dimanfaatkan para programmer yang non-Java.[6] Maka dikembangkanlah bahasa pemrograman bernama LiveScript untuk mengakomodasi hal tersebut.[6] Bahasa pemrograman inilah yang akhirnya berkembang dan diberi nama JavaScript, walaupun tidak ada hubungan bahasa antara Java dengan JavaScript.[6]
JavaScript bisa digunakan untuk banyak tujuan, misalnya untuk membuat efek rollover baik di gambar maupun teks, dan yang penting juga adalah untuk membuat AJAX.[6] JavaScript adalah bahasa yang digunakan untuk AJAX.[6]

Penulisan JavaScript

Kode JavaScript biasanya dituliskan dalam bentuk fungsi yang ditaruh di tag <head> yang dibuka dengan tag <script type="teks/javascript">.[7]
<script type="teks/javascript">
        alert("Halo Dunia!");
</script>
Kode JavaScript juga bisa diletakkan di file tersendiri yang berekstensi .js (singkatan dari JavaScript).[7] Untuk memanggil kode JavaScript yang terdapat di file sendiri, di bagian awal <head> harus ditentukan dahulu nama file .js yang dimaksud menggunakan contoh kode seperti berikut:[7]
<script type="teks/javascript" src="alamat.js">
</script>

[sunting]Script pada bagian head

Script ini akan dieksekusi ketika dipanggil (biasanya berbentuk function) atau dipanggil berdasarkan trigger pada event tertentu.[7] Peletakkan script di head akan menjamin skript di-load terlebih dahulu sebelum digunakan (dipanggil).[7]
<html>
<head>
<script type="teks/javascript">
...
</script>
</head>
</html>

[sunting]Script pada Body

Script ini dieksekusi ketika halaman di-load sampai di bagian <body>.[7] Ketika menempatkan script pada bagian <body> berarti antara isi dan JavaScript dijadikan satu bagian.[7]
<html>
<head>
</head>
<body>
<script type="teks/javascript">
...
</script>
</body>
</html>
Jumlah JavaScript di <head> dan <body> yang ditempatkan pada dokumen tidak terbatas.[7]

[sunting]External JavaScript

Terkadang ada yang menginginkan menjalankan JavaScript yang sama dalam beberapa kali pada halaman yang berbeda, tetapi tidak mau disibukkan jika harus menulis ulang script yang diinginkan di setiap halaman.[7] Maka JavaScript dapat ditulis di file secara eksternal.[7] Jadi, antara dokumen HTML dan JavaScript dipisahkan, kemudian berkas tersebut dipanggil dari dokument HTML.[7] Berkas JavaScript tersebut disimpan dengan ekstensi .js.[7]
JavaScript : js/xxx.js document.write("pesan ini tampil ketika halaman diload");
Untuk menggunakan eksternal JavaScript (.js) dipakai atribut "src" pada tag <script> pada halaman HTML-nya.[7]
<html>
<head>
</head>
<body>
<script src="xxx.js">
</script>
<p>Script di atas berada di berkas "xx.js" (eksternal) </p>
</body>
</html>

PHP


PHP adalah singkatan dari "PHP: Hypertext Preprocessor", yang merupakan 
sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip 
dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik.
Tujuan utama penggunaan bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web 
menulis halaman web dinamik dengan cepat.
Hubungan PHP dengan HTML 
Halaman web biasanya disusun dari kode-kode html yang disimpan dalam 
sebuah file berekstensi .html. File html ini dikirimkan oleh server (atau file) ke
browser, kemudian browser menerjemahkan kode-kode tersebut sehingga
menghasilkan suatu tampilan yang indah. Lain halnya dengan program php, program 
ini harus diterjemahkan oleh web-server sehingga menghasilkan kode html yang
dikirim ke browser agar dapat ditampilkan. Program ini dapat berdiri sendiri ataupun
disisipkan di antara kode-kode html sehingga dapat langsung ditampilkan bersama 
dengan kode-kode html tersebut. Program php dapat ditambahkan dengan mengapit 
program tersebut di antara tanda . Tanda-tanda tersebut biasanya disebut 
tanda untuk escaping (kabur) dari kode html. File html yang telah dibubuhi program 
php harus diganti ekstensi-nya menjadi .php3 atau .php. 
PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat server-side
HTML=embedded scripting, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan berada 
si server. Artinya adalah sintaks dan perintah-perintah yang kita berikan akan 
sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan HTML biasa. PHP dikenal sebgai 
bahasa scripting yang menyatu dengan tag HTML, dieksekusi di server dan 
digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis seperti ASP (Active Server 
Pages) dan JSP (Java Server Pages). 
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdroft, seorang programmer C. 
Semula PHP digunakannya untuk menghitung jumlah pengunjung di dalam webnya.
Kemudian ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis. Versi 
ini pertama kali keluar pada tahun 1995. Isinya adalah sekumpulan script PERL yang
dibuatnya untuk membuat halaman webnya menjadi dinamis. Kemudian pada tahun 
1996 ia mengeluarkan PHP versi 2.0 yang kemampuannya telah dapat mengakses 
database dan dapat terintegrasi dengan HTML. 
Pada tahun 1998 tepatnya pada tanggal 6 Juni 1998 keluarlah PHP versi 3.0
yang dikeluarkan oleh Rasmus sendiri bersama kelompok pengembang softwarenya.. 
Versi terbaru, yaitu PHP 4.0 keluar pada tanggal 22 Mei 2000 merupakan 
versi yang lebih lengkap lagi dibandingkan dengan versi sebelumnya. Perubahan 
yang paling mendasar pada PHP 4.0 adalah terintegrasinya Zend Engine yang dibuat 
oleh Zend Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan dari PHP 
scripting engine. Yang lainnya adalah build in HTTP session, tidak lagi menggunakan
library tambahan seperti pada PHP. Tujuan dari bahasa scripting ini adalah untuk
membuat aplikasi-aplikasi yang dijalankan di atas teknologi web. Dalam hal ini,
aplikasi pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya
secara keseluruhan dijalankan web server. 
Kelebihan PHP 
Ketika e-commerce semakin berkembang, situs-situs yang statispun semakin 
ditinggalkan, karena dianggap sudah tidak memenuhi keinginan pasar, padahal situs 
tersebut harus tetap dinamis. Pada saat ini bahasa PERL dan CGI sudah jauh
ketinggalan jaman sehingga sebagian besar designer web banyak beralih ke bahasa 
server-side scripting yang lebih dinamis seperti PHP. 
Seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan
yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan system database di 
dalam web. Sistem database yang dapat didukung oleh PHP adalah :

1. Oracle 
2. MySQL 
3. Sybase 
4. PostgreSQL
5. dan lainnya

PHP dapat berjalan di berbagai system operasi seperti windows 98/NT, 
UNIX/LINUX, solaris maupun macintosh.

Pembuat

Foto saya
Rekayasa Perangkat Lunak Smk Telkom Telesandi Bks
Welcom To Blog Rahman